Back to top arrow

PPKD Selenggarakan Pelatihan Service Excellence untuk Tenaga Kesehatan RSUD Sejahtera

Pusat Pengembangan Kebijakan Daerah Indonesia (PPKD) kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit melalui kegiatan Pelatihan Service Excellence yang digelar selama dua hari di RSUD Sejahtera, Yogyakarta. Pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 80 peserta dari berbagai unit pelayanan rumah sakit, seperti dokter, perawat, bidan, tenaga farmasi, analis laboratorium, customer service, hingga staf manajemen.

Pelatihan ini dirancang khusus untuk memperkuat pemahaman dan praktik tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan prima yang berpusat pada pasien (patient-centered care). Materi disampaikan dengan pendekatan khas PPKD yang menggabungkan tiga pilar utama: Knowledge, Psikologi, dan Spiritual.

Pendekatan Holistik dalam Pelatihan

Sesi pertama pelatihan dimulai dengan pemaparan konsep Service Excellence oleh tim trainer PPKD, dilanjutkan dengan pembahasan prinsip komunikasi efektif, manajemen emosi, serta etika pelayanan kesehatan. Materi disampaikan secara interaktif melalui classroom lecture dan studi kasus berdasarkan pengalaman nyata di lapangan.

Hari kedua, peserta mengikuti sesi experiential learning, yaitu metode pelatihan berbasis pengalaman yang mengajak peserta untuk mengeksplorasi situasi nyata, bermain peran, dan merefleksikan makna pelayanan dari hati. Dalam sesi ini, peserta dilibatkan dalam simulasi situasi pelayanan pasien, baik dalam kondisi normal maupun kritis, seperti respons terhadap pasien marah, keluarga pasien yang cemas, hingga praktik Code Blue System secara sederhana.

PPKD juga menyisipkan sesi refleksi spiritual, yang mengajak peserta merenungkan kembali makna profesi pelayanan kesehatan sebagai panggilan hidup, bukan semata pekerjaan rutin. Pendekatan ini terbukti menyentuh aspek terdalam motivasi peserta dan memperkuat semangat melayani dengan empati.

Tujuan Pelatihan yang Jelas dan Terukur

Direktur PPKD, Bapak Sabiqul, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter pelayanan yang kuat. “Kami ingin membantu rumah sakit membentuk budaya kerja yang unggul, di mana setiap tenaga kesehatan memahami pentingnya pelayanan dengan hati dan profesionalisme,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Ia menambahkan bahwa Service Excellence bukan hanya konsep, melainkan sikap dan perilaku nyata yang harus dihidupi oleh seluruh lini rumah sakit. “Pelayanan yang baik bukan hanya membuat pasien sembuh, tapi juga merasa dihargai dan diperhatikan.”

Antusiasme dan Komitmen Peserta

Selama pelatihan, peserta tampak antusias dan aktif dalam setiap sesi. Banyak yang menyampaikan bahwa metode pelatihan yang digunakan PPKD berbeda dengan pelatihan konvensional—lebih menyentuh, aplikatif, dan membekas. Beberapa peserta bahkan menyampaikan testimoni langsung bahwa pelatihan ini menjadi momen penyegaran motivasi kerja dan membangkitkan semangat baru dalam melayani pasien.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat pelatihan, sesi foto bersama, dan komitmen bersama untuk menerapkan Service Excellence di tempat kerja masing-masing.