Pusat Pengembangan Kebijakan Daerah (PPKD) Indonesia Consulting menggelar pelatihan khusus mengenai prosedur tanggap darurat Code Blue dan Code Red di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanjung Pinang, Sumatera, sepanjang bulan Februari 2025. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan tenaga medis dan staf rumah sakit dalam menghadapi keadaan darurat medis dan kebakaran.
Code Blue adalah kode standar yang digunakan dalam situasi kegawatdaruratan medis, seperti henti jantung atau gangguan pernapasan kritis, yang membutuhkan tindakan resusitasi segera. Sedangkan Code Red merujuk pada situasi kebakaran atau keadaan darurat yang mengancam keselamatan seluruh penghuni rumah sakit.
Ketua PPKD Indonesia Consulting, Bapak Sabiqul Khair, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas SDM rumah sakit di daerah terpencil dan rawan bencana. “Pelatihan Code Blue dan Code Red sangat penting untuk memastikan seluruh tim medis dan staf non-medis dapat bekerja cepat dan tepat dalam situasi kritis demi menyelamatkan nyawa dan menjaga keselamatan pasien serta staf,” ujar Sabiqul Khair.
Pelatihan di RSUD Tanjung Pinang ini mencakup simulasi praktik penanganan henti jantung, penggunaan alat resusitasi, evakuasi kebakaran, serta koordinasi antar unit dalam menghadapi situasi darurat. Selain tenaga medis, pelatihan juga melibatkan petugas keamanan dan staf administrasi rumah sakit.
Dr. Rini Andriani, Direktur RSUD Tanjung Pinang, menyambut positif program pelatihan ini. “Pelatihan ini sangat membantu kami meningkatkan respons cepat dalam keadaan darurat. Kami berharap program ini terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak rumah sakit di Sumatera,” katanya.
PPKD Indonesia Consulting bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait lainnya untuk memastikan pelatihan ini sesuai standar nasional dan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

